Surah ke-56 dalam Al-Qur'an

Surah Al-Waqi'ah

Makkiyah 96 ayat Juz 27
Al-Waqi'ah

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

إِذَا وَقَعَتِ ٱلْوَاقِعَةُ ﴿١﴾

Apabila terjadi hari kiamat,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

لَيْسَ لِوَقْعَتِهَا كَاذِبَةٌ ﴿٢﴾

tidak seorangpun dapat berdusta tentang kejadiannya.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

خَافِضَةٌۭ رَّافِعَةٌ ﴿٣﴾

(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain),

Tafsir al-Muyassar (Arab)

إِذَا رُجَّتِ ٱلْأَرْضُ رَجًّۭا ﴿٤﴾

apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَبُسَّتِ ٱلْجِبَالُ بَسًّۭا ﴿٥﴾

dan gunung-gunung dihancur luluhkan seluluh-luluhnya,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

فَكَانَتْ هَبَآءًۭ مُّنۢبَثًّۭا ﴿٦﴾

maka jadilah ia debu yang beterbangan,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَكُنتُمْ أَزْوَٰجًۭا ثَلَٰثَةًۭ ﴿٧﴾

dan kamu menjadi tiga golongan.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

فَأَصْحَٰبُ ٱلْمَيْمَنَةِ مَآ أَصْحَٰبُ ٱلْمَيْمَنَةِ ﴿٨﴾

Yaitu golongan kanan. Alangkah mulianya golongan kanan itu.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَأَصْحَٰبُ ٱلْمَشْـَٔمَةِ مَآ أَصْحَٰبُ ٱلْمَشْـَٔمَةِ ﴿٩﴾

Dan golongan kiri. Alangkah sengsaranya golongan kiri itu.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَٱلسَّٰبِقُونَ ٱلسَّٰبِقُونَ ﴿١٠﴾

Dan orang-orang yang beriman paling dahulu,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلْمُقَرَّبُونَ ﴿١١﴾

Mereka itulah yang didekatkan kepada Allah.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

فِى جَنَّٰتِ ٱلنَّعِيمِ ﴿١٢﴾

Berada dalam jannah kenikmatan.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

ثُلَّةٌۭ مِّنَ ٱلْأَوَّلِينَ ﴿١٣﴾

Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَقَلِيلٌۭ مِّنَ ٱلْءَاخِرِينَ ﴿١٤﴾

dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian

Tafsir al-Muyassar (Arab)

عَلَىٰ سُرُرٍۢ مَّوْضُونَةٍۢ ﴿١٥﴾

Mereka berada di atas dipan yang bertahta emas dan permata,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

مُّتَّكِـِٔينَ عَلَيْهَا مُتَقَٰبِلِينَ ﴿١٦﴾

seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

يَطُوفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَٰنٌۭ مُّخَلَّدُونَ ﴿١٧﴾

Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

بِأَكْوَابٍۢ وَأَبَارِيقَ وَكَأْسٍۢ مِّن مَّعِينٍۢ ﴿١٨﴾

dengan membawa gelas, cerek dan minuman yang diambil dari air yang mengalir,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

لَّا يُصَدَّعُونَ عَنْهَا وَلَا يُنزِفُونَ ﴿١٩﴾

mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَفَٰكِهَةٍۢ مِّمَّا يَتَخَيَّرُونَ ﴿٢٠﴾

dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَلَحْمِ طَيْرٍۢ مِّمَّا يَشْتَهُونَ ﴿٢١﴾

dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَحُورٌ عِينٌۭ ﴿٢٢﴾

Dan ada bidadari-bidadari bermata jeli,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

كَأَمْثَٰلِ ٱللُّؤْلُؤِ ٱلْمَكْنُونِ ﴿٢٣﴾

laksana mutiara yang tersimpan baik.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

جَزَآءًۢ بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ ﴿٢٤﴾

Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

لَا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًۭا وَلَا تَأْثِيمًا ﴿٢٥﴾

Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

إِلَّا قِيلًۭا سَلَٰمًۭا سَلَٰمًۭا ﴿٢٦﴾

akan tetapi mereka mendengar ucapan salam.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَأَصْحَٰبُ ٱلْيَمِينِ مَآ أَصْحَٰبُ ٱلْيَمِينِ ﴿٢٧﴾

Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

فِى سِدْرٍۢ مَّخْضُودٍۢ ﴿٢٨﴾

Berada di antara pohon bidara yang tak berduri,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَطَلْحٍۢ مَّنضُودٍۢ ﴿٢٩﴾

dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya),

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَظِلٍّۢ مَّمْدُودٍۢ ﴿٣٠﴾

dan naungan yang terbentang luas,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَمَآءٍۢ مَّسْكُوبٍۢ ﴿٣١﴾

dan air yang tercurah,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَفَٰكِهَةٍۢ كَثِيرَةٍۢ ﴿٣٢﴾

dan buah-buahan yang banyak,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

لَّا مَقْطُوعَةٍۢ وَلَا مَمْنُوعَةٍۢ ﴿٣٣﴾

yang tidak berhenti (berbuah) dan tidak terlarang mengambilnya.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَفُرُشٍۢ مَّرْفُوعَةٍ ﴿٣٤﴾

dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

إِنَّآ أَنشَأْنَٰهُنَّ إِنشَآءًۭ ﴿٣٥﴾

Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung

Tafsir al-Muyassar (Arab)

فَجَعَلْنَٰهُنَّ أَبْكَارًا ﴿٣٦﴾

dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

عُرُبًا أَتْرَابًۭا ﴿٣٧﴾

penuh cinta lagi sebaya umurnya.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

لِّأَصْحَٰبِ ٱلْيَمِينِ ﴿٣٨﴾

(Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

ثُلَّةٌۭ مِّنَ ٱلْأَوَّلِينَ ﴿٣٩﴾

(yaitu) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَثُلَّةٌۭ مِّنَ ٱلْءَاخِرِينَ ﴿٤٠﴾

dan segolongan besar pula dari orang-orang yang kemudian.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَأَصْحَٰبُ ٱلشِّمَالِ مَآ أَصْحَٰبُ ٱلشِّمَالِ ﴿٤١﴾

Dan golongan kiri, siapakah golongan kiri itu?

Tafsir al-Muyassar (Arab)

فِى سَمُومٍۢ وَحَمِيمٍۢ ﴿٤٢﴾

Dalam (siksaan) angin yang amat panas, dan air panas yang mendidih,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَظِلٍّۢ مِّن يَحْمُومٍۢ ﴿٤٣﴾

dan dalam naungan asap yang hitam.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

لَّا بَارِدٍۢ وَلَا كَرِيمٍ ﴿٤٤﴾

Tidak sejuk dan tidak menyenangkan.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

إِنَّهُمْ كَانُوا۟ قَبْلَ ذَٰلِكَ مُتْرَفِينَ ﴿٤٥﴾

Sesungguhnya mereka sebelum itu hidup bermewahan.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَكَانُوا۟ يُصِرُّونَ عَلَى ٱلْحِنثِ ٱلْعَظِيمِ ﴿٤٦﴾

Dan mereka terus-menerus mengerjakan dosa besar.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَكَانُوا۟ يَقُولُونَ أَئِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًۭا وَعِظَٰمًا أَءِنَّا لَمَبْعُوثُونَ ﴿٤٧﴾

Dan mereka selalu mengatakan: "Apakah bila kami mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kami akan benar-benar dibangkitkan kembali?

Tafsir al-Muyassar (Arab)

أَوَءَابَآؤُنَا ٱلْأَوَّلُونَ ﴿٤٨﴾

apakah bapak-bapak kami yang terdahulu (juga)?"

Tafsir al-Muyassar (Arab)

قُلْ إِنَّ ٱلْأَوَّلِينَ وَٱلْءَاخِرِينَ ﴿٤٩﴾

Katakanlah: "Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang terkemudian,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

لَمَجْمُوعُونَ إِلَىٰ مِيقَٰتِ يَوْمٍۢ مَّعْلُومٍۢ ﴿٥٠﴾

benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

ثُمَّ إِنَّكُمْ أَيُّهَا ٱلضَّآلُّونَ ٱلْمُكَذِّبُونَ ﴿٥١﴾

Kemudian sesungguhnya kamu hai orang-orang yang sesat lagi mendustakan,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

لَءَاكِلُونَ مِن شَجَرٍۢ مِّن زَقُّومٍۢ ﴿٥٢﴾

benar-benar akan memakan pohon zaqqum,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

فَمَالِـُٔونَ مِنْهَا ٱلْبُطُونَ ﴿٥٣﴾

dan akan memenuhi perutmu dengannya.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

فَشَٰرِبُونَ عَلَيْهِ مِنَ ٱلْحَمِيمِ ﴿٥٤﴾

Sesudah itu kamu akan meminum air yang sangat panas.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

فَشَٰرِبُونَ شُرْبَ ٱلْهِيمِ ﴿٥٥﴾

Maka kamu minum seperti unta yang sangat haus minum.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

هَٰذَا نُزُلُهُمْ يَوْمَ ٱلدِّينِ ﴿٥٦﴾

Itulah hidangan untuk mereka pada hari Pembalasan".

Tafsir al-Muyassar (Arab)

نَحْنُ خَلَقْنَٰكُمْ فَلَوْلَا تُصَدِّقُونَ ﴿٥٧﴾

Kami telah menciptakan kamu, maka mengapa kamu tidak membenarkan?

Tafsir al-Muyassar (Arab)

أَفَرَءَيْتُم مَّا تُمْنُونَ ﴿٥٨﴾

Maka terangkanlah kepadaku tentang nutfah yang kamu pancarkan.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

ءَأَنتُمْ تَخْلُقُونَهُۥٓ أَمْ نَحْنُ ٱلْخَٰلِقُونَ ﴿٥٩﴾

Kamukah yang menciptakannya, atau Kamikah yang menciptakannya?

Tafsir al-Muyassar (Arab)

نَحْنُ قَدَّرْنَا بَيْنَكُمُ ٱلْمَوْتَ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوقِينَ ﴿٦٠﴾

Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami sekali-sekali tidak akan dapat dikalahkan,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

عَلَىٰٓ أَن نُّبَدِّلَ أَمْثَٰلَكُمْ وَنُنشِئَكُمْ فِى مَا لَا تَعْلَمُونَ ﴿٦١﴾

untuk menggantikan kamu dengan orang-orang yang seperti kamu (dalam dunia) dan menciptakan kamu kelak (di akhirat) dalam keadaan yang tidak kamu ketahui.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ ٱلنَّشْأَةَ ٱلْأُولَىٰ فَلَوْلَا تَذَكَّرُونَ ﴿٦٢﴾

Dan Sesungguhnya kamu telah mengetahui penciptaan yang pertama, maka mengapakah kamu tidak mengambil pelajaran (untuk penciptaan yang kedua)?

Tafsir al-Muyassar (Arab)

أَفَرَءَيْتُم مَّا تَحْرُثُونَ ﴿٦٣﴾

Maka terangkanlah kepadaku tentang yang kamu tanam.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

ءَأَنتُمْ تَزْرَعُونَهُۥٓ أَمْ نَحْنُ ٱلزَّٰرِعُونَ ﴿٦٤﴾

Kamukah yang menumbuhkannya atau Kamikah yang menumbuhkannya?

Tafsir al-Muyassar (Arab)

لَوْ نَشَآءُ لَجَعَلْنَٰهُ حُطَٰمًۭا فَظَلْتُمْ تَفَكَّهُونَ ﴿٦٥﴾

Kalau Kami kehendaki, benar-benar Kami jadikan dia hancur dan kering, maka jadilah kamu heran dan tercengang.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

إِنَّا لَمُغْرَمُونَ ﴿٦٦﴾

(Sambil berkata): "Sesungguhnya kami benar-benar menderita kerugian",

Tafsir al-Muyassar (Arab)

بَلْ نَحْنُ مَحْرُومُونَ ﴿٦٧﴾

bahkan kami menjadi orang-orang yang tidak mendapat hasil apa-apa.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

أَفَرَءَيْتُمُ ٱلْمَآءَ ٱلَّذِى تَشْرَبُونَ ﴿٦٨﴾

Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

ءَأَنتُمْ أَنزَلْتُمُوهُ مِنَ ٱلْمُزْنِ أَمْ نَحْنُ ٱلْمُنزِلُونَ ﴿٦٩﴾

Kamukah yang menurunkannya atau Kamikah yang menurunkannya?

Tafsir al-Muyassar (Arab)

لَوْ نَشَآءُ جَعَلْنَٰهُ أُجَاجًۭا فَلَوْلَا تَشْكُرُونَ ﴿٧٠﴾

Kalau Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur?

Tafsir al-Muyassar (Arab)

أَفَرَءَيْتُمُ ٱلنَّارَ ٱلَّتِى تُورُونَ ﴿٧١﴾

Maka terangkanlah kepadaku tentang api yang kamu nyalakan (dengan menggosok-gosokkan kayu).

Tafsir al-Muyassar (Arab)

ءَأَنتُمْ أَنشَأْتُمْ شَجَرَتَهَآ أَمْ نَحْنُ ٱلْمُنشِـُٔونَ ﴿٧٢﴾

Kamukah yang menjadikan kayu itu atau Kamikah yang menjadikannya?

Tafsir al-Muyassar (Arab)

نَحْنُ جَعَلْنَٰهَا تَذْكِرَةًۭ وَمَتَٰعًۭا لِّلْمُقْوِينَ ﴿٧٣﴾

Kami jadikan api itu untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir di padang pasir.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

فَسَبِّحْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلْعَظِيمِ ﴿٧٤﴾

Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang Maha Besar.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

۞ فَلَآ أُقْسِمُ بِمَوَٰقِعِ ٱلنُّجُومِ ﴿٧٥﴾

Maka Aku bersumpah dengan masa turunnya bagian-bagian Al-Quran.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَإِنَّهُۥ لَقَسَمٌۭ لَّوْ تَعْلَمُونَ عَظِيمٌ ﴿٧٦﴾

Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

إِنَّهُۥ لَقُرْءَانٌۭ كَرِيمٌۭ ﴿٧٧﴾

Sesungguhnya Al-Quran ini adalah bacaan yang sangat mulia,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

فِى كِتَٰبٍۢ مَّكْنُونٍۢ ﴿٧٨﴾

pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh),

Tafsir al-Muyassar (Arab)

لَّا يَمَسُّهُۥٓ إِلَّا ٱلْمُطَهَّرُونَ ﴿٧٩﴾

tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

تَنزِيلٌۭ مِّن رَّبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ ﴿٨٠﴾

Diturunkan dari Rabbil 'alamiin.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

أَفَبِهَٰذَا ٱلْحَدِيثِ أَنتُم مُّدْهِنُونَ ﴿٨١﴾

Maka apakah kamu menganggap remeh saja Al-Quran ini?

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَتَجْعَلُونَ رِزْقَكُمْ أَنَّكُمْ تُكَذِّبُونَ ﴿٨٢﴾

kamu mengganti rezeki (yang Allah berikan) dengan mendustakan Allah.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

فَلَوْلَآ إِذَا بَلَغَتِ ٱلْحُلْقُومَ ﴿٨٣﴾

Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَأَنتُمْ حِينَئِذٍۢ تَنظُرُونَ ﴿٨٤﴾

padahal kamu ketika itu melihat,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنكُمْ وَلَٰكِن لَّا تُبْصِرُونَ ﴿٨٥﴾

dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada kamu. Tetapi kamu tidak melihat,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

فَلَوْلَآ إِن كُنتُمْ غَيْرَ مَدِينِينَ ﴿٨٦﴾

maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah)?

Tafsir al-Muyassar (Arab)

تَرْجِعُونَهَآ إِن كُنتُمْ صَٰدِقِينَ ﴿٨٧﴾

Kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar?

Tafsir al-Muyassar (Arab)

فَأَمَّآ إِن كَانَ مِنَ ٱلْمُقَرَّبِينَ ﴿٨٨﴾

adapun jika dia (orang yang mati) termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),

Tafsir al-Muyassar (Arab)

فَرَوْحٌۭ وَرَيْحَانٌۭ وَجَنَّتُ نَعِيمٍۢ ﴿٨٩﴾

maka dia memperoleh ketenteraman dan rezeki serta jannah kenikmatan.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَأَمَّآ إِن كَانَ مِنْ أَصْحَٰبِ ٱلْيَمِينِ ﴿٩٠﴾

Dan adapun jika dia termasuk golongan kanan,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

فَسَلَٰمٌۭ لَّكَ مِنْ أَصْحَٰبِ ٱلْيَمِينِ ﴿٩١﴾

maka keselamatanlah bagimu karena kamu dari golongan kanan.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَأَمَّآ إِن كَانَ مِنَ ٱلْمُكَذِّبِينَ ٱلضَّآلِّينَ ﴿٩٢﴾

Dan adapun jika dia termasuk golongan yang mendustakan lagi sesat,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

فَنُزُلٌۭ مِّنْ حَمِيمٍۢ ﴿٩٣﴾

maka dia mendapat hidangan air yang mendidih,

Tafsir al-Muyassar (Arab)

وَتَصْلِيَةُ جَحِيمٍ ﴿٩٤﴾

dan dibakar di dalam jahannam.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ حَقُّ ٱلْيَقِينِ ﴿٩٥﴾

Sesungguhnya (yang disebutkan ini) adalah suatu keyakinan yang benar.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

فَسَبِّحْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلْعَظِيمِ ﴿٩٦﴾

Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu yang Maha Besar.

Tafsir al-Muyassar (Arab)

Al-Waqi'ah Ayat 1 dari 96

Teks Arab: tulisan Utsmani. Terjemahan: Indonesian Islamic Affairs Ministry. Audio: everyayah.com.

Tentang Surah Al-Waqi'ah

Surah Al-Waqi'ah (الواقعة) adalah surah ke-56 dalam Al-Qur'an. Surah ini memiliki 96 ayat dan terdapat di Juz 27. Surah ini tergolong surah Makkiyah, yaitu sebagian besar diturunkan sebelum hijrah Nabi ke Madinah.

Namanya, الواقعة, adalah cara surah ini dikenal dalam bahasa Arab.

Pertanyaan tentang Surah Al-Waqi'ah

Berapa jumlah ayat dalam Surah Al-Waqi'ah?

Surah Al-Waqi'ah memiliki 96 ayat.

Apakah Surah Al-Waqi'ah Makkiyah atau Madaniyah?

Surah ini tergolong surah Makkiyah.

Surah Al-Waqi'ah berada di Juz berapa?

Surah Al-Waqi'ah berada di Juz 27.

Di mana saya dapat mendengarkan Surah Al-Waqi'ah?

Tekan Putar di halaman ini untuk mendengarnya ayat demi ayat, dibacakan oleh Abdur-Rahman As-Sudais, Mishary Alafasy, Mahmoud Khalil Al-Husary, Abdul Basit Abdus-Samad, Maher Al-Muaiqly, Saad Al-Ghamdi, Ahmad Al-Ajmi, Abu Bakr Ash-Shatri, Hani Ar-Rifai, Mohamed Siddiq Al-Minshawi, Ali Al-Hudhaify, Muhammad Ayyub, Abdullah Basfar, Yasser Ad-Dosari, Nasser Al-Qatami, Salah Al-Budair, Saud Ash-Shuraim, Abdullah Awad Al-Juhany, Muhammad Jibreel.

This page is translated with machine assistance and may contain mistakes. The English and Arabic versions are our reference. About our sources